IMPLEMENTASI PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN TOPO TIGA KOTA TIDORE KEPULAUAN

Penulis

  • Mahani Rabo Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nuku
  • Iriyani Abdul Kadir Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nuku
  • Muhammad Taurid Yahya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nuku

Kata Kunci:

Implementasi , Pencegahan Stunting, Program Kesehatan

Abstrak

Stunting masih menjadi permasalahan serius di Indonesia karena berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia, termasuk di Kelurahan Topo Tiga, Kota Tidore Kepulauan. Upaya pemerintah dalam menurunkan prevalensi Stunting telah dilaksanakan melalui berbagai program, namun implementasi di lapangan sering menghadapi kendala. Penelitian ini bertjuan untuk mendeskripsikan implementasi program pencegahan Stunting di Kelurahan Topo Tiga, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan, serta menganalisis peran pemangku kepentingan dalam menjalankan program tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Tenaga Kesehatan, Kader Posyandu, dan Masyarakat, serta melalui observasi lapangan dan telaah dokumen. Data dianalisis secara interaktif melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulam. Hasil penelitian menunjukan bahwa program pencegahan Stunting telah dilaksanakan melalui kegiatan posyandu, penyuluhan gizi, pemberian makanan tambahan, serta pelayanan kesehatan Ibu Hamil dan Balita. Faktor pendukung pelaksanaan program adalah adanya kebijakan pemerintah, dukungan tenaga kesehatan, serta keterlibatan kader posyandu. Namun demikian masih terdapat kendala berupa keterbatasan anggaran, rendahnya kesadaran sebagian masyarakat, dan koordinasi lintas sektor yang belum optimal. Kesimpulannya, implementasi program pencegahan Stunting di kelurahan Topo Tiga sudah berjalan dan memberikan dampak positif dalam peningkatan pengetahuan dan partisipasi masyarakat, tetapi efektivitasnya masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi lintas sektor, penambahan sumber daya, serta peningkatan edukasi masyarakat agar program lebih efektif dan berkelanjutan.

Diterbitkan

2026-03-30

Cara Mengutip

Rabo, M. ., Iriyani Abdul Kadir, & Muhammad Taurid Yahya. (2026). IMPLEMENTASI PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN TOPO TIGA KOTA TIDORE KEPULAUAN. Garolaha Social Humaniora Journal, 3(1), 18–23. Diambil dari https://ejournal.sangadjimediapublishing.id/index.php/gshj/article/view/291

Terbitan

Bagian

Articles