Pelatihan Pengolahan Telur Asin sebagai Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga Pascabencana di Kampung Matang Ara Jawa, Aceh Tamiang

Penulis

  • Rini Mastuti Fakultas Pertanian, Universitas Samudra
  • Yenni Marnita Fakultas Pertanian, Universitas Samudra
  • Safrizal Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Samudra
  • Yani Rizal Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Samudra
  • Muhammad Fuad Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Samudra

DOI:

https://doi.org/10.62394/barakati.v5i1.281

Kata Kunci:

ketahanan pangan keluarga, pascabencana, pemberdayaan perempuan, Participatory Rural Appraisal , telur asin

Abstrak

Banjir akhir tahun 2025 mengganggu pendapatan dan penyediaan pangan keluarga di Kampung Matang Ara Jawa, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah telur ayam menjadi telur asin sebagai persediaan pangan yang lebih tahan disimpan selama pemulihan pascabencana. Kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal melalui identifikasi masalah, perencanaan bersama, pelatihan, praktik, dan evaluasi partisipatif. Pelatihan dilaksanakan pada 14 Februari 2026 di kantor kampung dan diikuti 20 ibu rumah tangga terdampak banjir. Evaluasi dilakukan melalui pertanyaan lisan, observasi keterampilan, dan pendampingan melalui grup WhatsApp selama dua minggu. Setiap peserta menerima 30 telur ayam beserta garam kasar, bubuk bata merah, dan wadah pemeraman. Hasil menunjukkan seluruh peserta memahami tujuan pengasinan, mampu memilih dan membersihkan telur, serta memahami masa pemeraman tujuh hari. Sebanyak 18 peserta (90%) mampu membuat media pengasinan dan mengulangi proses secara mandiri, sedangkan 15 peserta (75%) aktif melaporkan perkembangan selama pendampingan. Dari 600 telur, 597 butir (99,5%) berhasil diproses dan tiga butir (0,5%) retak. Seluruh peserta memanfaatkan telur asin untuk konsumsi keluarga. Pelatihan berbasis potensi lokal ini menghasilkan peningkatan keterampilan praktis dan menyediakan alternatif pengawetan pangan rumah tangga, tetapi dampak jangka panjangnya masih memerlukan evaluasi lanjutan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Tamiang (2025). Kecamatan Manyak Payed Dalam Angka 2025. Https://Acehtamiangkab.Bps.Go.Id/Id/Publication/2025/09/26/3f6320d081efd4f317fc6568/Manyak-Payed-District-in-Figures-2025.Html.

Basriwijaya, Dianawati, Zuhra, Hadisugelar, D., & Putri. (2026). Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana Banjir Bandang di Desa Gelanggang Merak Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang. Https://Syadani.Onlinelibrary.Id/Index.Php/JS/Article/View/678, 5(1), 867–871.

Chambers, R. (1994). The origins and practice of participatory rural appraisal. World Development, 22(7). https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90141-4

Daly, P., Mahdi, S., McCaughey, J., Mundzir, I., Halim, A., Nizamuddin, Ardiansyah, & Srimulyani, E. (2020). Rethinking relief, reconstruction and development: Evaluating the effectiveness and sustainability of post-disaster livelihood aid. International Journal of Disaster Risk Reduction, 49. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2020.101650

Dewanti, R., Wati, A. K., & Kartikasari, L. R. (2020). Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga di Mojomulyo, Sragen Kulon, Kabupaten Sragen melalui Usaha Telur Asin Aneka Rasa. AgriHealth: Journal of Agri-Food, Nutrition and Public Health, 1(1). https://doi.org/10.20961/agrihealth.v1i1.40922

FAO. (2021). The impact of disasters and crises on agriculture and food security: 2021. In The impact of disasters and crises on agriculture and food security: 2021 (1st ed.). FAO. https://doi.org/10.4060/cb3673en

Irmawaty, I. (2019). Penggunaan Metode Berbeda pada Pembuatan Telur Asin Terhadap Rasa dan Aroma. Jurnal Ilmu Dan Industri Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science and Industry), 4(1). https://doi.org/10.24252/jiip.v4i1.9811

Kuipers, K., & de Jong, E. B. P. (2023). Resilient Livelihood Styles: An enriched perspective on household livelihood resilience in the sensitive natural environments of Indonesia. Regional Environmental Change, 23(4). https://doi.org/10.1007/s10113-023-02155-7

Li, X., Chen, S., Yao, Y., Wu, N., Xu, M., Zhao, Y., & Tu, Y. (2022). The Quality Characteristics Formation and Control of Salted Eggs: A Review. In Foods (Vol. 11, Number 19). https://doi.org/10.3390/foods11192949

Munawi, H., Permatadeny Nevita, A., Rachmad, S., Ratnaning Hapsari, K., Istiasih, H., & Ajeng Pangestu, D. (2024). Pengembangan Usaha Mikro Telur Asin Aneka Rasa di Desa Sonoageng Kabupaten Nganjuk. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(2). https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3387

Pemerintah Provinsi Aceh. (2026). Informasi Bencana Hidrometeorologi 2025 Kabupaten/Kota Di Provinsi Aceh. https://bencana.acehprov.go.id/

Putri, M. F. (2019). Telur Asin Sehat Rendah Lemak Tinggi Protein Dengan Metode Perendaman Jahe Dan Kayu Secang. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga Dan Pendidikan), 6(02). https://doi.org/10.21009/jkkp.062.03

Sadiqi, Z., Trigunarsyah, B., & Coffey, V. (2017). A framework for community participation in post-disaster housing reconstruction projects: A case of Afghanistan. International Journal of Project Management, 35(5). https://doi.org/10.1016/j.ijproman.2016.11.008

Samad, A. P. A., Junita, A., Fairus, F., Achmad, A., & Ridla, M. (2024). Pendampingan Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Di Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(11). https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i11.630

Syarief, R., Sumardjo, ., Kriswantriyono, A., & Wulandari, Y. P. (2018). Pengembangan Ketahanan Pangan Melalui Pemberdayaan Masyarakat di Kawasan Rawan Konflik Timika Papua. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 22(3). https://doi.org/10.18343/jipi/22.3.163

Diterbitkan

2026-08-30

Terbitan

Bagian

Articles